aksesibilitas
accessibility
Ringkasan Singkat
Kemudahan informasi untuk dipanggil dari memori atau ketersediaan suatu fasilitas untuk digunakan oleh semua orang, termasuk penyandang disabilitas.
Aksesibilitas dalam psikologi kognitif sangat berkaitan erat dengan konsep ketersediaan (availability). Informasi yang memiliki aksesibilitas tinggi adalah informasi yang paling mudah dan cepat dipanggil dari memori saat dibutuhkan. Hal ini dipengaruhi oleh frekuensi penggunaan informasi tersebut serta kebaruan (recency) paparan terakhir. Misalnya, dalam persepsi sosial, kategori yang mudah diakses di pikiran kita akan lebih sering digunakan untuk menilai orang lain.
Dalam konteks lingkungan dan desain, aksesibilitas merujuk pada sejauh mana suatu lingkungan, produk, atau layanan dapat diakses dan digunakan oleh orang-orang dengan berbagai kemampuan fisik dan kognitif. Hal ini mencakup penerapan prinsip desain universal yang memastikan bahwa penyandang disabilitas tidak terhambat untuk berpartisipasi secara penuh dalam aktivitas masyarakat. Aksesibilitas lingkungan yang baik secara langsung berdampak pada kesejahteraan psikologis individu dengan mempromosikan kemandirian.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Higgins, E. T. (1996). Knowledge activation: Accessibility, applicability, and salience.
- APA Dictionary of Psychology
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.